Empat karakter manusia
manusia terbagi menjadi empat bagian. Bagian pertama adalah tubuh fisik, sedangkan bagian kedua adalah jiwa. Semasa hidupnya, jiwa menyatu dengan fisik seseorang dan ketika meninggal akan terpisah dari fisiknya. Bagian ketiga adalah bagian tubuh astral. Bagian inilah yang menjadi tempat hadirnya naluri, gairah, keinginan, dan perubahan pada pikiran kita. Bagian keempat, yang paling tinggi daripada yang lain, adalah the bearer of the human ego alias pembawa ego manusia.
Ini yang membuat kita memiliki rasa penasaran dan kuasa atas kesadaran diri, perasaan, dan bahkan motivasi yang kita miliki.
Salah satu dari empat bagian tersebut ada yang paling dominan, dan inilah yang akan merepresentasikan karakter manusia.
1. Sanguinis
Darah sebagai cairan dan tubuh astral menyimbolkan tipe sanguinis. Orang-orang dengan karakter ini biasanya optimistis, riang, antusias, dan memiliki semangat hidup yang tinggi.
Seseorang dengan kepribadian sanguinis biasanya selalu menarik perhatian atau menyukai perhatian dari orang-orang. Mereka juga gemar mengambil risiko.
Profesi yang cocok untuk manusia dengan karakter sanguinis antara lain : marketing, penjelajah, juru masak, olahragawan, dan perancang busana atau fashion. Karena orang-orang sanguinis suka sekali mencari kesenangan, tidak heran jika mereka juga suka sekali melakukan petualangan. Saking sukanya dengan tantangan dan hal-hal baru, mereka jadi mudah bosan. Bahkan, seorang sanguinis mungkin tidak bertahan lama pada satu minat dan ketertarikan. Ia selalu menginginkan pengalaman-pengalaman baru sehingga mudah terkesan, tetapi mudah juga hilang minat. Ini yang membuat mereka mudah berubah-ubah pikirannya.
2. Plegmatis
Karakter manusia yang satu ini disimbolkan dari lendir (phlegm) dan bagian tubuh kedua, yaitu jiwa. Orang tipe plegmatis lebih fokus pada apa yang terjadi dalam dirinya. Ia membiarkan apa yang ada di luar terjadi sebagaimana mestinya. Maka dari itu, tidak heran orang-orang dengan tipe ini menyukai kedamaian. Mereka mencari keharmonisan dan keakraban dari sebuah hubungan yang langgeng. Mereka selalu berusaha untuk menghindari konflik serta berusaha menjadi pasangan yang penuh cinta dan setia.
Seseorang dengan kepribadian plegmatis biasanya penuh cinta dan selalu menolong sesama. Karena itulah, kegiatan sosial menjadi salah satu hal yang menyenangkan untuk mereka. Namun, terkadang para plegmatis merasa tidak terhubung dengan sekitarnya karena aktivitasnya terfokus untuk kedamaian jiwanya sendiri. Ini membuat mereka cenderung menjadi pendiam.
Secara umum, manusia dengan karakter plegmatis cocok dengan pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal sosial, seperti: pengajar, perawat, psikolog atau konselor, dan jasa sosial lainnya.
3. Koleris
Ego mendominasi tipe koleris sehingga orang-orang dengan karakter ini cenderung agresif dan berupaya mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang-orang dengan tipe koleris sangat berorientasi pada target, analitis, dan logis, seperti tipe-tipe seorang pemimpin. Karakter koleris ini juga tidak menyukai basa-basi dan lebih suka menghabiskan waktu dengan hal bermanfaat. Jadi, mereka akan lebih menyukai percakapan yang jelas tujuan dan intinya. Mereka pun lebih suka berkumpul dengan orang-orang yang memiliki profesi dan kegemaran yang sama. Biasanya, pekerjaan yang cocok untuk manusia dengan karakter koleris adalah: manajer, teknisi, pekerja statistik, insinyur, pebisnis, dan programmer.
Karena sifatnya tersebut, orang-orang koleris dapat bertahan jika harus bekerja sendirian dan sangat berorientasi pada target.
4. Melankolis
Menurut teori empat temperamen, manusia dengan karakter melankolis disebut didominasi oleh tubuh fisik dan kesedihan mereka. Tipe melankolis sering berkorban untuk orang lain, cenderung sensitif, penyayang, senang berada di balik layar, tetapi juga seorang yang pemikir. Manusia dengan karakter ini cukup kreatif karena dapat berpikir dari berbagai sudut pandang, mulai dari logika sampai perasaan.
Orang dengan karakter melankolis ingin semua orang puas sehingga cenderung perfeksionis dan rendah diri. Tidak jarang, mereka pun sulit melupakan rasa sakit yang terjadi di masa lalu. Pekerjaan yang cocok untuk melankolis adalah: bidang administrasi, manajemen, akuntan, dan pekerja sosial.
Kemampuan untuk berpikir dari berbagai sudut pandang membuat seorang melankolis mampu memperhitungkan keakuratan pekerjaannya dengan baik.